
Uni Eropa telah menunda tarif pembalasan yang direncanakan terhadap Amerika Serikat hingga pertengahan April, mencari waktu tambahan untuk negosiasi. Awalnya ditetapkan untuk mulai berlaku pada 1 April, tarif ini merupakan respons terhadap 25% tugas AS untuk impor baja dan aluminium.
Seorang juru bicara UE menekankan bahwa penundaan ini memungkinkan untuk diskusi lanjutan tanpa mengurangi sikap UE. Tarif UE yang diusulkan bertujuan untuk berdampak pada sekitar $ 28 miliar ekspor Amerika, termasuk produk -produk seperti bourbon dan motor, mencerminkan efek ekonomi dari langkah -langkah AS.
Dalam perkembangan baru -baru ini, Presiden Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif 200% pada minuman beralkohol Eropa, seperti anggur Prancis dan sampanye, jika UE melanjutkan dengan penanggulangannya. Eskalasi ini menggarisbawahi ketegangan perdagangan yang meningkat antara kedua ekonomi.
AS dan UE telah menghadapi beberapa perselisihan perdagangan dalam beberapa tahun terakhir, yang mencakup masalah dari perpajakan digital hingga standar pertanian. Kedua belah pihak menyatakan keinginan untuk menyelesaikan konflik ini, tetapi mencapai kesepakatan komprehensif tetap menantang.
Jika negosiasi tidak menghasilkan resolusi pada pertengahan April, UE siap untuk menerapkan tarifnya, berpotensi mendorong tindakan pembalasan lebih lanjut dari AS dan mengintensifkan ketegangan perdagangan.