
USDA Layanan Inspeksi Kesehatan Tumbuhan Hewan (APHIS), bekerja sama dengan Departemen Pangan dan Pertanian California (CDFA), telah memperluas kawasan karantina Untuk penghijauan jeruk karena deteksi baru dalam sampel jaringan tanaman dari properti perumahan di oranye, tepi sungai, dan kabupaten San Diego. Greening jerukjuga dikenal sebagai Huanglongbing (HLB), adalah penyakit yang menghancurkan yang mempengaruhi pohon jeruk, yang mengarah pada berkurangnya kualitas buah, drop buah prematur, dan akhirnya penurunan pohon. Penyakit ini disebarkan oleh psyllid jeruk Asia, serangga yang mentransmisikan bakteri yang bertanggung jawab untuk HLB.
Untuk mencegah penyebaran lebih lanjut, langkah -langkah karantina telah diperluas ke area tambahan di Orange County (Foothill Ranch dan Mission Viejo), Riverside County (Riverside), dan San Diego County (Valley Center). Langkah-langkah ini bertujuan untuk melindungi petani jeruk dan mencegah penyakit mencapai daerah yang tidak terinfeksi. Di bawah karantina, pergerakan tanaman jeruk, bahan tanaman, dan pohon yang berpotensi terinfeksi terbatas untuk mencegah penularan yang tidak disengaja. Warga dan petani di daerah yang terkena dampak didorong untuk mengikuti pedoman untuk meminimalkan risiko penyebaran HLB.
Citrus Greening menjadi ancaman signifikan bagi industri jeruk California, yang merupakan bagian penting dari pertanian negara bagian. Para peneliti dan pejabat pertanian terus bekerja pada strategi manajemen penyakit, termasuk metode kontrol biologis, batang bawah yang resisten, dan alat deteksi dini. Kesadaran dan kerja sama publik sangat penting dalam mengendalikan penyebaran penghijauan jeruk dan melindungi produksi jeruk.
Untuk detail lebih lanjut tentang zona karantina, tindakan pencegahan, dan pembaruan, kunjungi situs web Greening Citrus APHIS. Upaya yang sedang berlangsung oleh lembaga negara bagian dan federal menyoroti pentingnya deteksi dini dan pengendalian penyakit untuk melindungi pohon jeruk untuk generasi mendatang.