Di Dalam Krisis yang Berkembang Menghadapi Industri Bersejarah

Industri pir di Kalifornia mungkin jumlahnya kecil, namun kaya akan sejarah—dan saat ini, industri ini berada di bawah tekanan yang kuat. Dalam percakapan yang jujur dan terkadang berapi-api di Jam Berita AgNetpembawa acara Nick Papagni duduk bersama Chris ZanobiniDirektur Eksekutif Dewan Penasihat Pir Californiauntuk membahas dampak impor pir Argentina terhadap petani dalam negeri.
Dewan Penasihat Pear California mewakili seluruh industri pir di negara bagian tersebut dan telah ada dalam beberapa bentuk sejak tahun 1937. Zanobini, yang telah bekerja dengan dewan tersebut sejak tahun 1996, mengatakan bahwa tantangan yang dihadapi para petani saat ini tidak seperti apa pun yang pernah dia lihat sebelumnya.
Jendela Sempit, Kini Dibanjiri Impor
Pir California dipanen mulai sekitar tanggal 1 Juli, dan para petani bekerja keras untuk menyelesaikan pengiriman pada akhir Oktober. Jendela pemasaran terbatas ini memungkinkan Pir California untuk menjangkau konsumen sebelum produksi berpindah ke utara ke Oregon dan Washington.
Namun, buah pir dari Argentina—yang dipanen pada bulan Desember dan Januari—kini tiba di AS pada bulan-bulan musim panas. Dalam beberapa musim terakhir, pasokan dari Argentina dalam jumlah besar telah membanjiri pasar pada bulan Juni, Juli, dan bahkan Agustus, yang secara langsung tumpang tindih dengan panen California.
Angka-angka menceritakan kisahnya. Pada musim terbaru, 1,3 juta kotak pir Argentina masuk ke AS—lebih banyak dari seluruh produksi pir Bartlett di California, varietas utama negara bagian tersebut.
Praktik Pematangan dan Pengalaman Konsumen
Salah satu kekhawatiran utama adalah penggunaan 1-MCP di Argentina, suatu penghambat pematangan. Pir akan matang secara alami setelah dipanen, tetapi bahan kimia ini memperpanjang masa penyimpanan dan sering kali menghambat proses pematangan yang tepat. Menurut Zanobini, hal ini menyebabkan pengalaman makan yang buruk bagi konsumen.
Para petani California membuat komitmen sukarela enam tahun lalu untuk tidak menggunakan 1-MCP karena dampak negatifnya terhadap kualitas buah—menempatkan mereka pada posisi yang kurang menguntungkan dibandingkan pir impor yang dapat disimpan selama berbulan-bulan.
https://drive.google.com/file/d/1paEVSJAVPr44LV3nXMLDt1v4kBbm5RJV/view?usp=drive_web
Meningkatnya Biaya, Menurunnya Peluang
Para petani pir di California menghadapi standar produksi tertinggi di dunia, mulai dari peraturan ketenagakerjaan dan air hingga penggunaan bahan kimia dan pengelolaan lingkungan. Meskipun standar-standar ini menguntungkan konsumen dan lingkungan, standar-standar ini juga menaikkan biaya. Zanobini memperkirakan kesenjangan biaya produksi $5 hingga $10 per kotak antara California dan Argentina.
Meskipun demikian, harga buah pir tetap datar atau menurun selama dekade terakhir, meskipun impor meningkat dua kali lipat.
Panggilan untuk Dukungan Ritel dan Konsumen
Zanobini menekankan bahwa produksi pir AS saja—gabungan California, Oregon, dan Washington—dapat dengan mudah memenuhi permintaan domestik tanpa impor yang tumpang tindih dengan musim di California. Dia meminta jaringan toko kelontong untuk mendukung petani dalam negeri dan mendesak konsumen untuk meminta pir California ketika sedang musimnya.
“Industri ini bergantung pada kesadaran,” kata Zanobini. “Jika konsumen angkat bicara, pengecer akan mendengarkan.”
🎧 Dengarkan wawancara selengkapnya untuk mendengarkan percakapan selengkapnya dan apa yang dipertaruhkan bagi petani pir California.