Petani Madera Darren Schmall Memadukan Pertanian dengan Inovasi dan Agrowisata


Madera

Itu Jam Berita AgNet menampilkan percakapan dengan petani Madera, Darren Schmall, menyoroti bagaimana seorang petani Central Valley memadukan pertanian tradisional dengan inovasi, agrowisata, dan keberlanjutan agar tetap kompetitif dalam industri yang terus berubah.

Schmall, seorang petani generasi keempat, terus menanam almond dan kismis di wilayah Madera dan Fresno, namun juga memperluas operasinya ke model bisnis yang beragam yang mencakup konser, acara, dan pendidikan pertanian.

“Saya selalu tertarik untuk mendidik masyarakat tentang pertanian,” kata Schmall.

Visi tersebut mengarah pada pengembangan ApCal Rock'n Ranch, sebuah tempat luar ruangan besar yang dikelilingi oleh kebun buah-buahan dan kebun anggur. Apa yang dimulai sebagai sebuah operasi kecil telah berkembang menjadi salah satu tempat hiburan luar ruangan terbesar di Central Valley, menarik ribuan pengunjung dan membantu menghubungkan masyarakat dengan pertanian dengan cara yang unik.

“Ini tentang mengajak orang-orang ke sini dan menikmati negara ini,” jelas Schmall.

Selain agrowisata, Schmall juga fokus pada inovasi melalui operasi Megaflora Tree Farms miliknya. Perusahaan memproduksi pohon hibrida yang tumbuh cepat yang dirancang untuk memberikan keteduhan, menghemat air, dan memperbaiki kondisi lingkungan.

“Pohon-pohon ini akan tumbuh 10 hingga 15 kaki per tahun,” kata Schmall, mengingat pertumbuhannya yang cepat dibandingkan dengan pohon peneduh tradisional.

Pohon-pohon ini juga tahan terhadap kekeringan dan mampu menyerap karbon dalam jumlah besar, menjadikannya menarik bagi pemerintah kota, sekolah, dan pemilik lahan yang mencari solusi berkelanjutan.

“Mereka menggunakan sangat sedikit air,” tambahnya.

Meskipun inovasi memainkan peran utama dalam operasinya, Schmall menekankan bahwa tantangan pertanian tradisional tetap menjadi tantangan utama, terutama meningkatnya biaya yang terkait dengan bahan bakar, tenaga kerja, dan pupuk.

“Semuanya terkait dengan bahan bakar,” katanya, seraya menunjuk pada harga solar sebagai pendorong utama biaya produksi di sektor pertanian.

Pengeluaran ini terus berdampak pada petani di seluruh negara bagian, terutama di California dimana persyaratan peraturan menambah tekanan keuangan tambahan. Schmall memperkirakan bahwa sekitar 10 persen biaya pertanian terkait langsung dengan peraturan, sehingga semakin memperketat margin bagi produsen.

Biaya tenaga kerja juga menjadi perhatian, karena upah di California jauh lebih tinggi dibandingkan negara bagian lain. Meskipun diperlukan, peningkatan tersebut menambah biaya keseluruhan dalam menjalankan bisnis dan sering kali harus dibebankan kepada konsumen.

Pada saat yang sama, pertanian menghadapi tantangan berkelanjutan terkait ketersediaan air, cuaca, dan kondisi pasar. Schmall mencatat bahwa meskipun operasinya beruntung dengan akses air, wilayah lain masih kesulitan dengan pasokan yang terbatas dan alokasi yang tidak pasti.

Terlepas dari tantangan yang ada, Schmall tetap optimis mengenai masa depan pertanian, terutama bagi petani yang ingin beradaptasi dan melakukan diversifikasi.

Mulai dari konser dan acara komunitas hingga produksi pohon yang inovatif, operasinya mencerminkan tren yang lebih luas dalam pertanian California: menemukan cara baru untuk tetap bertahan sambil terus memproduksi pangan dan mendukung perekonomian lokal.

Seiring berkembangnya industri, contoh seperti yang dikemukakan Schmall menyoroti pentingnya fleksibilitas, inovasi, dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga pertanian tetap kuat.

Dengarkan wawancara lengkapnya di bawah atau di aplikasi podcast favorit Anda.

Dengarkan episode AgNet News Hour sebelumnya…



Source link

Scroll to Top