Stephen Paul Membahas Pertanian Organik, Air, dan Inovasi di Pertanian California


pertanian organik

Itu Jam Berita AgNet menampilkan percakapan panjang lebar dengan petani lama dan Direktur Kategori Pertanian Organik Rumahan Stephen Paul, yang membahas segala hal mulai dari tantangan pertanian organik dan kekurangan tenaga kerja hingga kebijakan air, inovasi pasar, dan masa depan pertanian California.

Paul, yang keluarganya bertani sejak awal tahun 1900-an, membahas semakin kompleksnya pertanian modern dan semakin besarnya tekanan yang dihadapi para petani di California.

“Sekarang keadaannya bahkan lebih rumit—kini 10 kali lebih rumit dibandingkan dulu,” kata Paul sambil merenungkan bagaimana pertanian telah berevolusi selama beberapa generasi.

Salah satu tema terbesar sepanjang wawancara ini adalah tantangan pertanian organik di California, di mana para petani beroperasi dengan peralatan yang lebih sedikit dan peraturan yang lebih ketat namun tetap berusaha untuk tetap mendapatkan keuntungan.

“Setiap tindakan pasti ada reaksinya,” jelas Paul sambil membahas pola cuaca yang tidak dapat diprediksi dan bagaimana petani harus terus beradaptasi terhadap perubahan kondisi.

Cuaca yang tidak biasa tahun ini telah menimbulkan tantangan. Bulan Maret yang panas diikuti oleh suhu yang lebih dingin dan hujan musim semi mempercepat beberapa panen, termasuk blueberry, yang menurut Paul dimulai hampir tiga minggu lebih awal dari biasanya.

“Semuanya dipercepat,” katanya, seraya mencatat bahwa musim blueberry organik di California telah berakhir jauh lebih awal dari yang diperkirakan.

Terlepas dari tantangan-tantangan tersebut, permintaan konsumen terhadap buah beri dan produk makanan ringan sehat terus meningkat. Paul menekankan bahwa para petani dan pemasar harus selalu terdepan dalam perubahan tren dan preferensi konsumen jika mereka ingin tetap kompetitif.

“Permintaan buah beri meningkat,” katanya. “Semua buah beri adalah kategori yang berkembang pesat.”

Pembicaraan juga beralih ke pengolahan makanan dan penutupan Del Monte baru-baru ini, yang menyebabkan ribuan ton buah persik tidak memiliki pasar. Paul memperingatkan bahwa situasi ini menyoroti perlunya inovasi dalam industri makanan.

“Mungkin era produk kalengan sudah melampaui masa kita,” ujarnya sembari membahas perubahan kebiasaan konsumen dan peralihan ke produk yang lebih segar dan sehat.

Paul percaya bahwa pertanian harus terus berkembang seiring dengan permintaan konsumen, terutama seiring dengan semakin populernya gerakan “Membuat Amerika Sehat Kembali” secara nasional.

“Saya pikir ini merupakan hal yang besar,” kata Paul tentang semakin fokusnya pada makanan yang lebih sehat dan bahan-bahan yang lebih bersih.

Kekurangan tenaga kerja masih menjadi kekhawatiran utama bagi para petani di California. Paul menjelaskan bahwa persaingan antara tanaman dan operasional semakin meningkat, sehingga semakin sulit untuk mendapatkan tenaga kerja yang dapat diandalkan selama masa panen yang kritis.

“Anda mungkin siap untuk memilih, dan mereka mungkin tidak ada di sana,” katanya.

Kebijakan air juga tetap menjadi prioritas utama selama wawancara. Paul mengkritik keras kegagalan California dalam memperluas infrastruktur penyimpanan air, dengan alasan bahwa negara bagian tersebut terus membuang limpasan air yang berharga selama musim hujan.

“Kami masih gagal membangun waduk untuk menampung limpasan air,” katanya. “Kebijakan air di California sungguh gila.”

Saat California memasuki musim tanam dan tahun pemilu besar lainnya, Paul menekankan pentingnya kepemimpinan yang memahami pertanian dan memprioritaskan keberlanjutan jangka panjang bagi petani, tenaga kerja, dan produksi pangan.

“Kami membutuhkan petani untuk bertahan dalam bisnis,” katanya. “Kami membutuhkannya agar berkelanjutan.”

Dengarkan wawancara lengkapnya di bawah atau di aplikasi podcast favorit Anda.

Dengarkan episode AgNet News Hour sebelumnya…



Source link

Scroll to Top