Wawasan Air, Utilitas, dan Advokasi dari Roger Isom


Hasil yang Kuat di Tengah Meningkatnya Biaya

Tahun 2025 terbukti menjadi tahun yang baik bagi kacang pohon dan kapas California. Cuaca sejuk membantu meningkatkan produksi almond 2,5–3 miliar pounddan pistachio mengalami panen yang memecahkan rekor. Namun meningkat biaya operasional dan input terus melampaui harga komoditas, sehingga menciptakan persaingan yang tidak seimbang bagi para petani California.

“Hampir semua orang senang dengan hasilnya,” kata Isom. “Tetapi biaya kami terus meningkat sementara harga komoditas tidak.”

Tekanan Peraturan dan Kelebihan Dokumen

Tantangan regulasi masih menjadi perhatian utama. Itu Peraturan Departemen Pestisida peraturan rodentisida yang diperketat, membatasi penggunaan hingga 105 hari per tahun rencana pengelolaan hama berkelanjutan menambah dokumen bagi para petani tanpa harus meningkatkan hasil.

Isom juga menyoroti pembatasan otomatisasi, seperti traktor tanpa pengemudiyang dilarang OSHA meskipun kendaraan otonom diperbolehkan di jalan-jalan kota. Dia menekankan bahwa sebagian besar pertanian California beroperasi di bawah peraturan yang lebih ketat dibandingkan hampir semua negara bagian lainnya, sehingga menciptakan tantangan bagi inovasi dan efisiensi.

Keterjangkauan dan Biaya Hidup

Biaya energi, perumahan, dan makanan tidak hanya berdampak pada petani tetapi juga masyarakat California sehari-hari. Para konstituen mulai menyuarakan keprihatinannya seiring melonjaknya tagihan listrik, harga bahan bakar, dan biaya bahan makanan.

“Saya tidak mampu membeli $5 per galon gas. Saya tidak mampu membeli $600 per bulan untuk PG&E,” kata Isom. “Masyarakat mulai menyadari dampak kebijakan terhadap dompet mereka, dan hal ini berdampak buruk pada keluarga di seluruh negara bagian.”

Air: Tantangan Utama

Air terus menjadi tantangan terbesar bagi pertanian California. Pembatasan air tanah di bawah SGMA memaksa para petani untuk segera mengurangi pemompaan, sehingga beberapa tanaman permanen tidak mendapat air dan membuat lahan tidak dapat berproduksi.

Itu Cetak Biru Air Lembah San Joaquin perkiraan $5,2 miliar dibutuhkan untuk pengisian ulang air tanah, pengangkutan, dan proyek infrastruktur air lainnya. Dengan California menghadapi kelebihan defisit anggaran $18 miliarpendanaan untuk inisiatif-inisiatif ini masih merupakan isu penting.

“Kita perlu memprioritaskan proyek air siap pakai sekop, bukan kereta api berkecepatan tinggi,” kata Isom. “Tanpa tindakan, pekerjaan dan produksi pertanian akan terancam.”

Reformasi Biaya Energi dan Utilitas

Energi adalah masalah mendesak lainnya. usulan PG&E Kenaikan tarif listrik sebesar 27%. dan kebijakan tenaga surya NEM 3.0 yang ketat tidak berkelanjutan bagi pertanian.

“Tidak masuk akal untuk membayar $0,50 per kilowatt-jam ketika mesin pemintalan kapas di Texas membayar $0,15,” jelas Isom. “Kita memerlukan reformasi di PG&E dan PUC untuk menjadikan energi terjangkau dan dapat diprediksi oleh petani California.”

Pergeseran Populasi dan Migrasi Pertanian

Biaya tinggi dan beban peraturan menyebabkan migrasi. Petani menjual tanah dan pindah ke negara bagian sejenisnya Texas dan Idahosementara California kehilangan pekerja terampil.

“California memiliki iklim, tanah, dan infrastruktur yang lebih baik dibandingkan tempat lain,” kata Isom. “Namun kebijakan justru membuat orang menjauh.”

Advokasi Akar Rumput: Terlibat

Isom menekankan bahwa perubahan memerlukan partisipasi aktif. Petani, pemasok, dan pekerja pertanian didorong untuk terlibat dengan legislator dan menghadiri pertemuan kebijakan. Bergabung dengan organisasi seperti Apa atau CCGGA menyediakan akses ke alat advokasi, buletin, dan dukungan komunitas.

Tautan Keanggotaan:
  • Asosiasi Kacang Pohon Barat: WTNA.org
  • Asosiasi Pembuat dan Petani Kapas California: CCGGA.org

“Kita harus didengarkan. Berjalanlah ke depan. Pastikan para legislator melihat perspektif kita. Hal ini akan berdampak pada kita semua,” kata Isom.

Melihat ke Depan hingga tahun 2026

Meski menghadapi banyak tantangan, Isom tetap optimis. Meskipun reformasi energi, air, dan peraturan memerlukan upaya bersama, keterlibatan masyarakat akar rumput, pembentukan koalisi, dan kesadaran masyarakat dapat membentuk masa depan pertanian California yang lebih berkelanjutan.

“Kami berharap ada perubahan pada tahun 2026, tapi hal itu tidak akan terjadi jika kita hanya duduk diam,” ujarnya.

Dengarkan podcast selengkapnya:



Source link

Scroll to Top