Alexandra Duarte tentang Pertanian California, Kebijakan Air, dan Masa Depan Pertanian


Jam Berita AgNet

Di AgNet News Hour hari ini, Nick Papagni dan Lori Boyer duduk bersama Alexandra Duartepetani almond dan kandidat Senat Negara Bagian California Distrik 4, untuk membahas tantangan yang dihadapi masyarakat pedesaan, pengelolaan air, dan masa depan pertanian. Duarte berbagi visi kampanyenya, menekankan pentingnya infrastruktur, kolaborasi negara bagian dan federal, serta memberdayakan generasi petani masa depan. Episode ini juga menampilkan wawancara dengan Leslie Hickle dan Eamonn Keogh dari Rasa Pertanianmenampilkan solusi inovatif berbasis AI untuk pengelolaan hama secara real-time di kebun.

Alexandra Duarte: Perjuangan untuk Masyarakat Pedesaan dan Pertanian

Alexandra Duarte telah menghabiskan waktu puluhan tahun di bidang pertanian dan memahami secara langsung tekanan yang dihadapi para petani California. Selama masa kampanye, ia selalu mendengar kekhawatiran dari para sheriff, pendidik, dan pemilik bisnis lokal: tingginya biaya air dan energi, kekurangan staf, dan terbatasnya sumber daya pedesaan. Duarte berpendapat bahwa California tidak mengalami kekurangan air, melainkan a “Masalah Sacramento”dan dia berkomitmen untuk bekerja dengan keduanya lembaga negara bagian dan federal untuk memecahkan tantangan-tantangan ini.

Duarte menyoroti hubungan kuatnya di Washington, termasuk hubungan melalui suaminya, mantan anggota Kongres John Duarte, sebagai aset utama dalam mengarahkan kebijakan pertanian. Dia berencana untuk memprioritaskan pengelolaan air, infrastruktur, dan sumber daya alam di masyarakat pedesaan, memastikan pendanaan dari Sacramento bermanfaat bagi Central Valley, bukan hanya wilayah pesisir. Dia juga menekankan pentingnya mendukung petani mudamempromosikan pendidikan pertanian melalui program FFA dan 4-H, dan mendorong lebih banyak petani dan pemimpin bisnis untuk mengambil peran politik.

Farm Sense: Teknologi AI untuk Pertanian yang Lebih Cerdas

Setelah wawancara utama, acara beralih ke inovasi di bidangnya Leslie Hickle dan Eamonn Keogh dari Farm Sense. Sensor bertenaga AI mereka menyediakan data real-time tentang hama kebun, termasuk cacing pusar dan ngengat codling, sehingga petani dapat mengoptimalkan waktu perawatan dan mengurangi penggunaan bahan kimia. Dengan harga yang sebanding dengan perangkap lengket tradisional dan manfaat ramah lingkungan seperti pengurangan emisi CO2, Farm Sense membantu petani menghemat uang, meningkatkan efisiensi, dan bergerak menuju praktik yang lebih organik.

Petani dapat memantau populasi hama melalui perangkat seluler, menyesuaikan perawatan berdasarkan analisis tahap kehidupan, dan mengurangi tenaga kerja yang tidak diperlukan. Hickle dan Keogh menekankan bahwa teknologi seperti ini sangat penting seiring dengan berkembangnya pertanian, khususnya di era AI dan otomatisasi.

Melihat ke Depan: Pertanian, Otomasi, dan Usaha Kecil

Pembicaraan ini juga membahas tantangan lebih luas yang dihadapi petani dan usaha kecil, termasuk kekurangan tenaga kerja, tekanan upah minimum, dan otomatisasi. Duarte dan tim AgNet menyoroti perlunya solusi yang berfokus pada ROI yang membantu pertanian kecil tetap kompetitif, sementara teknologi baru dan tren pengiriman mengubah perekonomian pedesaan. Mereka juga mengeksplorasi peran konsumen dalam mendukung usaha kecil dibandingkan perusahaan besar, dengan menekankan keberlanjutan dan dampak terhadap masyarakat lokal.

Ajakan Bertindak:

Pelajari lebih lanjut tentang kampanye Alexandra Duarte Distrik Senat Negara Bagian 4 dengan mengunjungi situs resminya dan terhubung melalui media sosial.

Pelajari lebih lanjut tentang Rasa Pertanian dan solusi pengelolaan hama berbasis AI di farmsense.io.

Dengarkan & Berlangganan

🎙️ Jam Berita AgNet – AgNet West
🌐 Situs web: agnetwest.com
📱 Berlangganan di Apple Podcasts, Spotify, Google Podcasts, dan semua platform podcast utama
📲 Ikuti di media sosial: AgNet Barat (Facebook, Instagram, X)

Dengarkan episode AgNet News Hour sebelumnya…



Source link

Scroll to Top