Damian Mason Memperingatkan California Ag Tidak Diatur tapi Masih Menjadi Negara Pangan Paling Penting


Damian Mason

Edisi 20 Januari Jam Berita AgNet menjawab salah satu pertanyaan terbesar yang dihadapi petani saat ini: Bisakah pertanian California tetap kompetitif ketika biaya terus meningkat dan peraturan sepertinya tidak melambat? Tuan rumah Nick Papagni Dan Josh McGill membuka acara dengan pengingat keselamatan bagi pengemudi Central Valley yang menghadapi kabut tebal, kemudian beralih ke wawancara yang membuka mata dengan pembicara utama nasional, petani, dan pembawa acara bisnis pertanian Damian Masonseorang “orang luar yang melihat ke dalam” yang tidak menahan diri terhadap apa yang dilihatnya terjadi di California.

Mason, yang bertani di Indiana dan telah menghabiskan banyak waktu berbicara dengan kelompok pertanian California, mengatakan tantangan terbesar California sederhana saja: petani kalah jumlah secara politikdan mesin ekonomi di Bay Area mendistorsi cara negara memperlakukan pertanian. Dia menjelaskan bahwa California dapat “menghukum” pertanian dengan peraturan tanpa langsung merasakan dampak buruknya di seluruh negara bagian, karena sebagian besar penduduknya tidak bekerja secara langsung di industri tersebut, namun dampaknya sangat besar bagi orang-orang yang memproduksi makanan tersebut.

Salah satu poin paling mencolok yang disampaikan Mason adalah tentang keunggulan unik yang dimiliki Californiaiklim Mediterania hanya ditemukan di segelintir tempat di seluruh dunia. Dia memperingatkan bahwa pembatasan pertanian di negara bagian yang menghasilkan ratusan tanaman bukan hanya kebijakan yang buruk, tapi juga tindakan sembrono. “Anda memiliki sesuatu yang diberikan Tuhan yang tidak dapat ditiru oleh tempat lain,” kata Mason, sambil mendesak para pemimpin untuk berhenti memperlakukan pertanian sebagai sebuah hal yang hanya sekedar renungan.

Papagni dan McGill sepakat bahwa petani diharapkan mematuhi peraturan yang mahal—tanpa dibayar lebih, sementara komoditas yang lebih murah datang dari negara-negara dengan upah tenaga kerja yang lebih rendah dan peraturan yang lebih sedikit. Mason membandingkan California dengan Peru dan menunjukkan bahwa pesaing global kini memiliki infrastruktur dan investasi yang lebih kuat dibandingkan satu dekade lalu, yang berarti keunggulan AS dalam bidang transportasi dan skala menyusut dengan cepat.

Diskusi juga beralih ke tenaga kerja dan otomatisasi, dengan tuan rumah mencatat bahwa para petani di California sangat membutuhkan inovasi, namun kebijakan seperti pembatasan Cal/OSHA mempersulit penerapan teknologi seperti traktor otonom. Mason mengatakan kontradiksi energi di California, seperti pemadaman listrik saat mewajibkan sistem kelistrikan, adalah bagian dari pola kebijakan yang lebih besar yang tidak sesuai dengan kenyataan.

Meski begitu, Mason mengakhirinya dengan optimisme. Dia mengatakan perhatian nasional pada makanan nyata, hasil bumi, dan protein bisa menjadi penarik utama bagi California. Jika tren konsumen terus beralih ke makanan utuh, tanaman pangan khusus akan mendapatkan keuntungan, terutama di negara bagian yang menanam lebih banyak komoditas segar dibandingkan negara lain di negara ini.

Untuk mengakhiri episode tersebut, Papagni juga menyusul Todd Berkdahl dari Valent ASyang membagikan saran musiman yang tepat waktu untuk petani jeruk dan almond, termasuk pengelolaan lantai kebun di musim dingin dan menghindari ancaman penyakit serupa Bercak Daun Merah dengan waktu fungisida awal.

🎙️ Jam Berita AgNet – AgNet West
🌐 Situs web: agnetwest.com
📱 Berlangganan di Apple Podcasts, Spotify, Google Podcasts, dan semua platform podcast utama
📲 Ikuti di media sosial: AgNet Barat (Facebook, Instagram, X)

Dengarkan episode AgNet News Hour sebelumnya…



Source link

Scroll to Top