Strategi Pemupukan Musim Semi untuk Meningkatkan Efisiensi Penanaman Pohon


Ketika sistem irigasi kembali beroperasi pada musim semi, para petani tanaman pohon California memiliki peluang penting untuk menyempurnakan program kesuburan mereka. Dalam Risalah Agronomi baru-baru ini, Dylan Rogers, Manajer Akun Penjualan untuk AgroLiquidberbagi panduan praktis tentang bagaimana fertigasi musim semi dapat dikelola dengan lebih efisien saat pohon mulai tumbuh aktif.

Rogers menjelaskan bahwa begitu pohon mulai berdaun dan irigasi dimulai, petani harus fokus pada penyesuaian aplikasi pupuk dengan kurva kebutuhan unsur hara pohon—khususnya nitrogen dan kalium. “Mari kita mencoba untuk sedekat mungkin dengan kurva permintaan tersebut,” katanya. Daripada menggunakan pupuk dalam jumlah besar sekaligus, Rogers merekomendasikan penggunaan pupuk yang lebih kecil dan lebih sering untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi kerugian.

Pemberian “siput” nitrogen dalam jumlah besar yang diikuti dengan irigasi yang berlebihan dapat menyebabkan pencucian, terutama pada tanah yang lebih ringan. Dengan membagi aplikasi menjadi dosis yang lebih kecil, petani dapat melindungi unsur hara dengan lebih baik dan memastikan unsur hara tetap tersedia bagi pohon selama tahap pertumbuhan kritis.

Penyerapan unsur hara juga berubah seiring peralihan pohon dari mengandalkan cadangan yang tersimpan menjadi secara aktif menarik unsur hara dari tanah. Rogers mencatat bahwa ketika fotosintesis meningkat setelah daun rontok, pengambilan sampel tanah dan jaringan menjadi lebih penting. Memantau sampel tersebut sepanjang musim memungkinkan petani melacak tren dan menyesuaikan program kesuburan sesuai kebutuhan.

Peristiwa cuaca adalah pertimbangan utama lainnya selama fertigasi musim semi. Jika diperkirakan akan terjadi curah hujan yang signifikan, Rogers menyarankan untuk menyesuaikan waktu dan jumlah pemupukan. Dalam beberapa kasus, melewatkan aplikasi atau membaginya sebelum dan sesudah hujan dapat membantu meminimalkan hilangnya nutrisi. “Kami memiliki kemampuan untuk melakukan penyesuaian tersebut dengan cepat,” katanya.

Salah satu keunggulan pupuk cair adalah fleksibilitasnya. Mengalirkan nutrisi melalui sistem irigasi memungkinkan petani membuat resep yang disesuaikan, menerapkan dosis mingguan atau bahkan harian yang lebih kecil, dan menyelaraskan kesuburan dengan permintaan tanaman sepanjang musim.

Untuk informasi lebih lanjut tentang strategi fertigasi musim semi, kunjungi AgroLiquid.com.



Source link

Scroll to Top