
Gubernur Gavin Newsom telah menandatangani RUU Majelis 1042 menjadi undang-undang yang mengharuskan benih yang diolah dengan pestisida diberi label dengan komponen kimianya sebelum dijual di California. Peraturan baru ini bertujuan untuk memberikan informasi yang jelas kepada petani tentang zat apa pun yang dapat berbahaya bagi manusia, burung, dan lingkungan.
RUU tersebut, yang ditulis oleh Anggota Majelis Rebecca Bauer-Kahan dan Ash Kalra, disponsori bersama oleh Konservasi Burung Amerika (ABC), Lingkungan Kaliforniadan itu Dewan Pertahanan Sumber Daya Alam (NRDC). Tujuannya adalah untuk meningkatkan transparansi dan memberikan lebih banyak data kepada regulator mengenai bahan kimia yang digunakan sebagai pelapis benih, khususnya insektisida berbahaya seperti neonicotinoid.
Neonicotinoid, yang dikenal karena perannya dalam kehancuran koloni lebah madu, bersifat racun bagi burung dan sistem perairan. Bahkan satu benih yang diberi perlakuan dapat mematikan hewan kecil seperti burung penyanyi. Para pendukung rancangan undang-undang ini berpendapat bahwa pelabelan yang lebih baik akan memungkinkan pengambilan keputusan yang tepat baik oleh petani maupun konsumen.
Undang-undang baru, yang bertujuan untuk melindungi kesehatan masyarakat dan satwa liar, akan berlaku mulai 1 Januari 2027.

Sabrina Halvorson
Koresponden Nasional / AgNet Media, Inc.
Sabrina Halvorson adalah jurnalis, penyiar, dan pembicara publik pemenang penghargaan yang berspesialisasi dalam pertanian. Dia terutama melaporkan masalah legislatif dan menjadi pembawa acara The AgNet News Hour dan podcast The AgNet Weekly. Sabrina adalah penduduk asli Central Valley yang kaya akan pertanian di California.