PORTLAND, ATAU – (12 November 2025) – Resource Innovation Institute (RII), sebuah organisasi nirlaba terkemuka yang memajukan efisiensi sumber daya dalam pertanian lingkungan terkendali (CEA), hari ini mengumumkan peluncuran empat panduan industri besar secara bersamaan yang dikembangkan melalui kelompok kerja kolaboratif dengan perwakilan industri, peneliti universitas, pembuat kebijakan, dan penyedia teknologi. Publikasi ini merupakan puncak dari proyek dua tahun yang didanai pemerintah federal yang bertujuan untuk mengatasi tantangan kritis yang dihadapi industri CEA pada berbagai skala dan tahap pembangunan.
Keempat panduan tersebut menawarkan panduan praktis dan berbasis bukti mengenai topik-topik mulai dari teknologi baru hingga strategi efisiensi operasional, model pembagian sumber daya, dan transfer pengetahuan internasional. Setiap publikasi dikembangkan melalui model kelompok kerja RII yang telah terbukti, yang menyatukan beragam pemangku kepentingan untuk menerjemahkan konsep teknis yang kompleks menjadi panduan industri yang dapat ditindaklanjuti.
“Panduan ini mewakili tonggak penting dalam misi kami untuk mempercepat industri CEA sekaligus meningkatkan efisiensi sumber daya,” kata Rob Eddy, Ahli Hortikultura di RII dan penulis utama keempat publikasi tersebut. “Kami telah bekerja sama dengan beberapa pemikir terbaik di dunia akademis dan industri untuk menciptakan sumber daya yang mampu mengatasi tantangan nyata yang dihadapi oleh semua skala operasional – mulai dari petani kecil hingga fasilitas komersial besar. Baik Anda mengevaluasi teknologi baru, mengupayakan peningkatan efisiensi, atau menjajaki peluang kolaboratif, panduan ini memberikan panduan tidak bias yang diperlukan untuk membuat keputusan yang tepat.”
Publikasi
AI & Robotika Tingkat Lanjut: Prinsip Dasar untuk Operasi Pertanian dengan Lingkungan Terkendali
Panduan komprehensif ini membantu operator rumah kaca dan pertanian dalam ruangan memahami, mempersiapkan, dan secara strategis mengadopsi teknologi kecerdasan buatan dan robotika. Panduan ini mengkaji penerapan yang ada saat ini dan yang sedang berkembang, implikasinya terhadap tenaga kerja, dan memberikan visi CEA yang realistis pada tahun 2035, tanpa berlebihan. Rekan penulis adalah pakar robotika Shreyas Kousik, Ph.D., Asisten Profesor Teknik Mesin di Institut Teknologi Georgia, dan Bryce Carleton (RII).
Mempercepat Penerapan Produksi Teknologi Tinggi di Rumah Kaca AS
Disusun bersama oleh peneliti CEA terkemuka Arend-Jan (AJ) Both, Ph.D., Profesor dan Spesialis Penyuluhan di Departemen Ilmu Lingkungan di Universitas Rutgers, panduan ini mengkaji hambatan utama yang mencegah adopsi teknologi secara luas yang telah menjadi praktik standar internasional. Berdasarkan temuan yang mengidentifikasi Amerika Serikat sebagai negara dengan potensi paling besar yang belum dimanfaatkan dalam pengembangan rumah kaca berteknologi tinggi secara global, publikasi ini membahas inkonsistensi peraturan, kebutuhan pengembangan tenaga kerja, dan tantangan infrastruktur sekaligus menawarkan strategi untuk mempercepat adopsi teknologi.
Pertanian yang Terhubung: Praktik Terbaik untuk Kolokasi Rumah Kaca dan Pembagian Sumber Daya
Panduan ini mengeksplorasi model kolokasi strategis yang memungkinkan operasi rumah kaca berbagi sumber daya, infrastruktur, dan utilitas dengan fasilitas yang saling melengkapi. Melalui kajian kemitraan satu lawan satu, sistem utilitas distrik, dan pengembangan Taman Pertanian yang komprehensif, publikasi ini mengidentifikasi jalur-jalur untuk mengurangi biaya energi dan mencapai skala ekonomi. Penulisnya termasuk Carmen Azzaretti dan Derek Smith dari RII.
Teknologi Rendah hingga Efisiensi Tinggi: Jalur Praktis untuk Operasi Rumah Kaca
Menyadari bahwa operasi rumah kaca skala kecil dan menengah merupakan tulang punggung CEA AS, panduan ini memberikan strategi adopsi teknologi praktis yang memanfaatkan pengetahuan yang ada sambil mengatasi tantangan operasional. Publikasi ini mencakup solusi teknologi di bawah $2.000, panduan pemilihan peralatan, dan pendekatan pengembangan tenaga kerja yang disesuaikan dengan operasi dengan anggaran terbatas. Panduan ini ditulis bersama oleh Qinglu Ying, Ph.D., Asisten Profesor Ekstensi Hortikultura (CEA) di Universitas Kentucky. Rekomendasi didasarkan pada penemuan teknologi yang tepat untuk disesuaikan dengan setiap operasi.
Keempat panduan tersebut kini tersedia untuk diunduh gratis di https://resourceinnovation.org/resources/
Untuk informasi lebih lanjut, untuk menjadwalkan wawancara dengan penulis, atau untuk mengetahui tentang kelompok kerja yang akan datang, silakan hubungi Derek Smith di derek@resourceinnovation.org.